Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Kisi-Kisi Instrumen Penilaian Kreativitas dan Inovasi dalam Praktikum Kimia

  Berkembangnya teknologi serta dampak yang ditimbulkannya sangat menuntut kemampuan untuk beradaptasi secara kreatif dan kepiawaian mencari pemecahan yang imajinatif. Sudah saatnya penekanan dalam proses belajar mengajar yang hanya menekankan pada pemikiran reproduktif, hafalan dan mencari satu jawaban yang benar terhadap soal-soal yang diberikan untuk ditinggalkan, kini beralih ke proses-proses pemikiran yang tinggi termasuk berfikir kreatif dan inovatif. Dengan kata lain saat ini kreativitas dan berfikir produktif benar-benar dibutuhkan agar kompetensi yang diharapkan dari pembelajaran kimia dapat tercapai. Dengan demikian, i novasi sangat berkaitan erat dengan kreatifitas. K reatif adalah seseorang yang dapat menghadirkan sesuatu atau suatu ide atau gagasan tertentu yang sebelumnya belum ada untuk dipergunakan dalam memecahkan suatu masalah. Di samping itu, berpikir kreatif juga menuntut adanya pengikatan diri terhadap tugas (task commitment) yang tinggi. Artinya, kreativita...

Evaluasi Uji Coba Instrumen Penilaian Disruptive Innovation Pada Pembelajaran Kimia

  Pada pembelajaran kimia, Guru dapat menciptakan lingkungan dan iklim belajar yang lebih luas tanpa dibatasi oleh sekat-sekat tradisional seperti ruang kelas, jadwal dan kurikulum. Proses pendidikan dapat menjelajahi kehidupan peserta didik secara lebih luas dan membuat iklim eksplorasi pengetahuan menjadi menarik dan relevan dengan kondisi kekinian. Setelah membuat instrumen pada postingan sebelumnya maka selanjutnya instrumen penilaian diujicoba dengan melakukan pengamatan pada video pembelajaran: https://www.youtube.com/watch?v=55agtRY0Uvg Sedangkan untuk link form penilaian kegiatan oleh guru dapat diakses melalui: https://forms.gle/T1tLf1gouGpjHHiu5 Adapun Pedoman Penskoran dari instrumen melalui 3 kemampuan yang akan dinilai: Skor Maksimal : 9 x 3 = 27 Skor Minimal   : 9 x 1 = 9 Rentang            : (27- 9)/3 = 6 Rentang Nilai Persentase Kriteria 9 - 15 33% ...

Penyusunan Kisi-Kisi Instrumen Kegiatan Pembelajaran Kimia Berbasis Disruptive Innovations dengan Tiga Domain Melalui 3 Pendekatan

  Pelaksanaan   proses   pembelajaran   dan   melakukan   penilaian   proses   serta   hasil   belajar adalah   sebuah   aktivitas   yang   tidak   dapat   dipisahkan, yang   bertujuan agar   dapat   memantau kualitas pembelajaran   dan   memberikan feedback untuk perbaikan, sehingga perancangan strategi   penilaian   oleh   pendidik sudah   harus dibuatsaat   penyusunan   rencana   pelaksanaan pembelajaran   (RPP) yang   mengacu   pada silabus. Sesuai   dengan   Permendikbud   No   23 mengenai Standar Penilaian Pendidikan,   ditetapkan   bahwa   penilaian   aspek   sikap   dilakukan melalui   observasi/pengamatan   dan   teknik   penilaian   lain   yang   relevan;   penilaian   aspek pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, da...

Pengantar Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Kimia

Penilaian autentik  ( Authentic Assessment ) adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Istilah  Assessment  merupakan sinonim dari penilaian, pengukuran, pengujian, atau evaluasi. Istilah autentik merupakan sinonim dari asli, nyata, valid, atau reliabel. Secara konseptual penilaian autentik lebih bermakna secara signifikan dibandingkan dengan tes pilihan ganda terstandar sekali pun. Ketika menerapkan penilaian autentik untuk mengetahui hasil dan prestasi belajar peserta didik, guru menerapkan kriteria yang berkaitan dengan konstruksi pengetahuan, aktivitas mengamati dan mencoba, dan nilai prestasi luar sekolah.  Salah satu penekanan di dalam kurikulum 2013 adalah penilaian autentik. Seperti yang kita ketahui penilaian adalah proses pengumpulan berbagai data yang memberikan gambaran mengenai perkembangan peserta didik setelah peserta didik mengalami proses pembelajaran. Penilaia...