Langsung ke konten utama

Kisi-Kisi Instrumen Penilaian Kreativitas dan Inovasi dalam Praktikum Kimia

 

Berkembangnya teknologi serta dampak yang ditimbulkannya sangat menuntut kemampuan untuk beradaptasi secara kreatif dan kepiawaian mencari pemecahan yang imajinatif. Sudah saatnya penekanan dalam proses belajar mengajar yang hanya menekankan pada pemikiran reproduktif, hafalan dan mencari satu jawaban yang benar terhadap soal-soal yang diberikan untuk ditinggalkan, kini beralih ke proses-proses pemikiran yang tinggi termasuk berfikir kreatif dan inovatif. Dengan kata lain saat ini kreativitas dan berfikir produktif benar-benar dibutuhkan agar kompetensi yang diharapkan dari pembelajaran kimia dapat tercapai. Dengan demikian, inovasi sangat berkaitan erat dengan kreatifitas.

Kreatif adalah seseorang yang dapat menghadirkan sesuatu atau suatu ide atau gagasan tertentu yang sebelumnya belum ada untuk dipergunakan dalam memecahkan suatu masalah. Di samping itu, berpikir kreatif juga menuntut adanya pengikatan diri terhadap tugas (task commitment) yang tinggi. Artinya, kreativitas menuntut disiplin yang tinggi dan konsisten terhadap bidang tugas. Sedangkan inovasi pada dasarnya adalah suatu usaha yang gigih untuk menemukan sesuatu hal yang baru agar dapat diimplementasikan pada situasi/kondisi tertentu yang sebelumnya belum ada dan belum terpikirkan oleh orang lain.

Pada blog kali ini akan membahas kisi-kisi instrumen penilaian praktikum kimia. Pada pembuatan kisi-kisi ini dijabarkan deskripsi dari aspek yang ingin kita lihat tingkat kreatif dan inovatif siswa. Setelah membuat deskripsi maka dibuat deskripsi dari masing-masing indikator kreatif dan inovatif pada praktikum yang akan membahas mengenai perhitungan dan konsep dari gas ideal.

Link Video Praktikum :  https://www.youtube.com/watch?v=IHXIvJVxLgE

 

Adapun untuk penilaian lainnnya, teman-teman dapat mengunjungi video berikut untuk melihat kegiatan praktikum lainnya:

https://www.youtube.com/watch?v=rPlrJzJ91sk

dan kisi-kisi penilaiannya dapat dilihat pada:

https://dinalisyanti81.blogspot.com/2021/02/kisi-kisi-instrumen-penilaian.html

Dari instrumen di atas, adakah komentar seperti saran atau kiritik? Bagaimana komentar saudara terkait kegiatan kreativitas dan inovasi yang sudah seharusnya bisa diaplikasikan kedalam kegiatan belajar dalam praktikum? Apa sajakah hal yang bisa kita lakukan sebagai calon pendidik?

Komentar

  1. Menurut saya, kisi-kisi yang telah anda buat sudah sesuai dan memenuhi kriteria dari video yang ada, namun ada baiknya jika setiap indikator kreativitas dimasukkan ke dalam ranah afektif, kognitif dan psikomotor dan dicocokkan kembali deskripsi kegiatan dan indikator sesuai dengan ranah yang dituju.

    BalasHapus
  2. Menurut saya, untuk kisi-kisi penilaian kreativitas sudah cukup baik, namun untuk inovatif belum kelihatan aspek-aspek penilaiannya. sebaiknya, lebih baik jika ditambahkan indikator inovatif agar penilaiannya menjadi lebih efektif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih untuk saran dan komentarnya. Kedepannya akan saya perbaiki aspek-aspek penilaian instrumen sesuai saran nurul

      Hapus
  3. saya akan berkomentar terkait kegiatan kreativitas dan inovasi yang sudah seharusnya bisa diaplikasikan kedalam kegiatan belajar dalam praktikum? menurut saya memang seharusnya kegiatan kreativitas dan inovasi itu harus diaplikasikan, kita sebagai pendidik lah yang harus mengaplikasikan hal tersebut dalam pembelajaran atau pun praktikum, namun kita lihat pada zaman sekarang banyak sekali pendidik yang tidak mengikuti aturan dalam pembelajaran, maka Apa sajakah hal yang bisa kita lakukan sebagai calon pendidik? maka kita harus menerapkan kegiatan kreativitas dan inovasi yang bisa diaplikasikan kedalam kegiatan belajar dalam praktikum, tidak hanya kreativitas dan inovasi seperti berpikir kritis dan lain-lain juga harus diterapkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga berpendapat bahwa kreativitas dan inovasi memang patut diterapkan pada kegiatan praktikum, tidak hanya pada kegiatan pembelajaran teori saja. Upaya yang dapat dilakukan oleh calon pendidik seperti kita adalah memahami dan menelusuri cara dan metode apa yang dapat mengasah kreativitas dan inovasi peserta didik. Mempelajari literatur atau melakukan penelitian terkait hal tersebut. Sehingga kelak ketika menjadi seorang pendidik kita dapat mengupayakan peserta didik menjadi kreatif dan inovatif

      Hapus
  4. Menurut saya kisi-kisi instrumen yang telah anda buat sudah sesuai dengan indikator kreativitasnya hanya saja di deskripsi kegiatan dan penskorannya harus diperhatikan lagi serta diarahkah kedalam kompetensi dasar yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan

    BalasHapus
  5. instrumen yang anda buat sudah cukup baik secara teori, untuk memperkuat temuan ini maka hendaknya diujicobakan untuik melihat keefektivan kayu yang akan digunakan untuk perbaikan sekolah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Evaluasi Uji Coba Instrumen Penilaian Kreativitas dan Inovasi dalam Praktikum Kimia

S alah satu bentuk dari keterampilan proses adalah kegiatan praktikum di laboratorium. Menurut Tresna Sastrawijaya (1998), kerja praktik di laboratorium mempunyai peran ganda, yaitu pengalaman kerja kimia nyata dan merangsang siswa agar berlatih berpikir dengan cara-cara kritis dan ilmiah. Tujuan kegiatan praktikum di laboratorium, antara lain : a.   Merencanakan dan melaksanakan kerja laboratorium dengan menggunakan fasilitas laboratorium secara efektif. b.    Mengembangkan keterampilan pengamatan, manipulasi, instrumentasi, dan preparatif. c.    Memperoleh pengetahuan kimia. d.    Merangsang pikiran dengan menafsirkan eksperimen. e.    Mengenal ketelitian dan keterbatasan kerja laboratorium. f.     Merekam secara cermat dan mengkomunikasikan hasil secara jelas. g.    Mengembangkan tanggung jawab perorangan dan reliabilitas dalam pelaksanaan eksperimen. Setelah membuat instrumen pada postingan sebelum...

Pengantar Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Kimia

Penilaian autentik  ( Authentic Assessment ) adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Istilah  Assessment  merupakan sinonim dari penilaian, pengukuran, pengujian, atau evaluasi. Istilah autentik merupakan sinonim dari asli, nyata, valid, atau reliabel. Secara konseptual penilaian autentik lebih bermakna secara signifikan dibandingkan dengan tes pilihan ganda terstandar sekali pun. Ketika menerapkan penilaian autentik untuk mengetahui hasil dan prestasi belajar peserta didik, guru menerapkan kriteria yang berkaitan dengan konstruksi pengetahuan, aktivitas mengamati dan mencoba, dan nilai prestasi luar sekolah.  Salah satu penekanan di dalam kurikulum 2013 adalah penilaian autentik. Seperti yang kita ketahui penilaian adalah proses pengumpulan berbagai data yang memberikan gambaran mengenai perkembangan peserta didik setelah peserta didik mengalami proses pembelajaran. Penilaia...