S
alah satu bentuk dari keterampilan
proses adalah kegiatan praktikum di laboratorium. Menurut Tresna Sastrawijaya
(1998), kerja praktik di laboratorium mempunyai peran ganda, yaitu pengalaman
kerja kimia nyata dan merangsang siswa agar berlatih berpikir dengan cara-cara
kritis dan ilmiah. Tujuan kegiatan praktikum di laboratorium, antara lain :
a. Merencanakan
dan melaksanakan kerja laboratorium dengan menggunakan fasilitas laboratorium
secara efektif.
b. Mengembangkan
keterampilan pengamatan, manipulasi, instrumentasi, dan preparatif.
c. Memperoleh
pengetahuan kimia.
d. Merangsang
pikiran dengan menafsirkan eksperimen.
e. Mengenal
ketelitian dan keterbatasan kerja laboratorium.
f. Merekam secara
cermat dan mengkomunikasikan hasil secara jelas.
g. Mengembangkan tanggung jawab perorangan dan reliabilitas dalam pelaksanaan eksperimen.
Setelah membuat instrumen pada
postingan sebelumnya maka selanjutnya instrumen penilaian diujicoba dengan
melakukan pengamatan pada video pembelajaran di blog sebelumnya. Untuk mengingat kembali, berikut
video kegiatan praktikum yang akan dinilai :
https://www.youtube.com/watch?v=IHXIvJVxLgE
Adapun Pedoman Penskoran dari instrumen :
Skor Maksimal : 17 x 3 = 51
Skor Minimal : 17 x 1 = 17
Rentang : (51 - 17)/3 = 11,33
|
Rentang Nilai |
Persentase |
Kriteria |
|
17 – 28,33 |
33,3% -
55,4% |
Kurang
Baik |
|
28,34 – 39,67 |
55,6% -
77,7% |
Cukup |
|
39,68 - 51 |
77,8% -
100% |
Baik |
Berdasarkan hasil ujicoba dengan menggunakan video dari youtube diatas. Nilai yang diperoleh oleh untuk kegiatan praktikum tersebut pada rentang 41 sebesar 80% dengan kategori Baik.
Sedangkan untuk penilaian pada video https://www.youtube.com/watch?v=rPlrJzJ91sk di postingan sebelumnya, link form penilaian kegiatan oleh guru dapat diakses pada blog https://nurazlinaotentik.blogspot.com
Untuk pedoman skor sama seperti pedoman skor video di atas sehingga didapat hasil penilaian sebagai berikut :
Dari
evaluasi di atas, adakah komentar seperti saran atau kiritik? Kemudian menurut
saudara, hal apa saja yang perlu diperhatikan ketika melekukan evaluasi
intrumen penilaian dari contoh diatas?
Sumber: Tresna Sastrawijaya. (1998). Proses Belajar Mengajar Kimia. Jakarta : Depdikbud.
Saya akan mencoba menanggapi permasalahan anda, hal yang perlu diperhatikan dalam mengevaluasi instrument penilaian yaitu dengan meninjau kembali apakah sudah sesuai kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan indikator yang telah ditetapkan pada instrument kreativitas. Selain mempertimbangkan isi kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan berdasarkan indikator, kita juga perlu mempertimbangkan apakah sudah cocok dengan ketiga ranah yang akan diukur, yaitu ranah afektif, kognitif dan psikomotor, karena ini juga menjadi hal yang sangat penting.
BalasHapusSaya setuju dengan pendapat intan dalam melakukan evaluasi instrumen hal yang harus diperhatikan yaitu mencocokkan apakah indikator dengan kegiatan yang dilakukan sudah memenuhi kriteria dalam indikator tersebut, selain itu kita juga harus memperhatikan apakah deskripsi atau kegiatan yang dilakukan sudah sesuai dengan domainnya masing-masing yaitu (afektif, kognitif, dan psikomotor), dan juga memperhatikan alokasi waktu apakah waktu yang digunakan dalam kegiatan tersebut sudah sesuai dengan aspek-aspek kegiatan yang dilakukan
HapusTerima kasih saran dan komentarnya dari intan dan nurul. Mungkin dapat saudari komentari secara berbeda mengingat ada dua kegiatan praktikum dengan video berbeda di atas.
Hapusyang perludiperhatikan adalah kesesuaian konten dengan yang ingin dinilai
BalasHapusTerima kasih untuk komentarnya. Mungkin dapat saudari sebutkan lebih detail terkait contoh yang mana karena di atas terdapat dua kegiatan yang berbeda. Terima kasih
Hapusmenurut saya hal apa yang perlu diperhatikan dalam mengevaluasi instrument penilaian kreativitas dan inovasi? sebelum melakuan evaluasi kita harus menyusun spesifikasi instrumen yang baik ada 4 hal yang harus diperhatiakan seperti menentukan tujuan pengukuran instrumen, menyusun kisi-kisi instrumen, bentuk dan format instrumen, dan panjang istrumen. karena instrumen yang baik akan mengarahkan hasil evaluasi yang baik pula.
BalasHapusMenurut saya hal yang perlu diperhatikan ketika melekukan evaluasi intrumen penilaian yaitu menyesuaikan antara indikator kreativitas dan inovasi dengan kegiatan yang dilakukan siswa dan mempertimbangkan apakah sudah cocok dengan ketiga ranah yang akan diukur, yaitu ranah afektif, kognitif dan psikomotor.
BalasHapusMenurut saya hal lain yang juga perlu diperhatikan ketika mengevaluasi kegiatan pembelajaran adalah si penilai/ responden/ observer harus benar-benar memahami deskripsi dari masing-masing indikator pada instrumen yang telah dibuat. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan dalam pemberian skor. Si penilai juga harus teliti dalam melakukan pengamatan.
BalasHapus